TRADISI “METHIK PARI”

Biting, 22 Maret 2021. “Methik pari” merupakan tradisi yang dilakukan secara turun temurun sejak dahulu yang dilakukan oleh sebagian masyarakat masih setia melakukannya. Methik pari dalam bahasa jawa berarti memetik dengan kata lain dapat disebut juga dengan memanen. Tradisi methik pari ini ritual simbolis sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat petani untuk Sang Maha Pencipta.

Tradisi methik pari dilakukan setiap masa tanam akan memasuki masa panen dan daerah satu dengan daerah lainnya punya tata cara yang berbeda dalam melakukan upacara tersebut.

Pelestarian tradisi oleh masyarakat petani

Untuk tradisi methik pari di wilayah Desa Biting Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo, berupa kenduri yang dilakukan di sawah saat padinya akan dipanen. Adapun jenis makanan yang digunakan ketika kenduri atau  slametan ini berupa nasi dan ayam ingkung, pisang raja, ada pula yang menyediakan jajanan khas Jawa mulai dari jenang, wajik dan jadah.

Hal lain yang tidak boleh dilewatkan ialah tentang warga yang mendapat peran sebagai tukang masak. Menurut kepercayaan, si tukang masak harus dalam kondisi yang suci dari hadast besar dan selama memasak hingga makanan tersaji tidak diperkenankan untuk mencicipi masakan tersebut.

Tradisi ini selain sebagai cara untuk menyampaikan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan berkah yang telah diberikan, juga digunakan sebagai tolak bala untuk menghindari dari berbagai gangguan dan cobaan serta harapan supaya hasil panen pun melimpah.

Sang Pemrakarsa dan pelestari tradisi budaya
Kebersamaan sebagai ungkapan rasa syukur

Demikian tentang istilah tradisi Methik Pari yang dilakukan di Desa Biting pada hari Senin, 22 Maret 2021, seperti yang diceritakan oleh Bpk. Kabul, selaku sesepuh sekaligus ketua kelompok masyarakat petani yang ikut dalam prosesi Methik Pari tersebut. Juga dengan disertai permohonan Do’a supaya seluruh warga masyarakat dapat hidup tenteram disertai panen padi yang melimpah, berharap agar dijauhkan dari hama sehingga tanaman padi bisa panen sesuai dengan harapan mereka bersama. kimbiting.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *