Dipertahankan Edukasi Penggunaan POC Kepada Petani

Dinas Pertanian, Ketahanan pangan, dan Pertanian (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo melakukan gerakan aplikasi Pupuk Organik Cair (POC). Gerakan aplikasi POC ini sebagai edukasi kepada petani untuk menggunakan pupuk organik cair, pasalnya dengan menggunakan pupuk organik cair nantinya bisa memperbaiki unsur tanah dan meningakatkan bahan organik tanah. Gerakan Pupuk Pupuk Organik Cair ini ada di 298 Desa dengan luas lahan pertanian 14.100 hektar.

Andy Susetyo, Kepala Dipertahankan Kabupaten Ponorogo saat dilapangan mengatakan pupuk organik cair ini sebagai stimulan petani untuk mengurangi penggunaan konsumsi pupuk kimia, yang subsidinya tiap tahun ada pengurangan. Disamping itu juga untuk menghasilkan produk sehat bagi masyarakat.

Andy Susetyo, Kepala Dipertahankan bersama kelompok tani desa Biting saat akan edukasi penggunaan POC

“Gerakan aplikasi POC ini nantinya bisa memberikan edukasi dan stimulan kepada para petani untuk menghasilkan produk sehat bagi masyakat,” ungkapnya (24/2/2021).

Lanjut Andy, untuk gerakan aplikasi POC ini ada di 298 desa yang tersebar di Kabupaten Ponorogo, untuk luas lahan pertanian di Kabupaten Ponorogo 14.100 hektar, dan Pemkab memberikan stimulan kepada petani yang berupa pupuk organik cair sebanyak 117.000 liter yang dibagikan di tiap kelompok tani yang ada di Kabupaten Ponorogo.

“stimulan ini nantinya petani juga bisa membikin sendiri pupuk organik cair, sehingga bisa mengurangi konsumsi pupuk kimia, memperbaiki unsur tanah, dan bisa menghasillkan produk sehat bagi masyarakat,” jelasnya

Andy berharap nantinya petani mau dan mampu menggunakan pupuk organik baik padat maupaun cair disetiap musim tanam, agar kandungan bahan organik tanah bisa naik.

“Dengan menggunakan pupuk organik ini lebih dari 3 persen akan membantu mengefisienkan penggunaan pupuk kimia, air dan menekan serangan organisme penggaggu tanaman,” tutupnya. (Kominfo/fdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *