”BELAJAR DARI PENDAKIAN GUNUNG”

Banyak orang bilang mendaki Gunung adalah pekerjaan/hobi yang bodoh dan gila, buat capek, kotor, orang yang sering naik gunung adalah amor fati, mencintai hal-hal yang berbahaya dan berbagai macam sebutan untuk seorang pendaki dari orang-orang awam yg sebenarnya belum benar-benar mengetahui hakekat dari mendaki gunung. Para pendaki tetap berjalan dengan tekad dan semangat yang kuat sambil menggendong tas carrier dengan bangganya berkata ”Gunung Aku Datang’

Untuk mencapai suatu puncak gunung memerlukan suatu proses yang panjang dan melelahkan, namun di balik semua itu banyak tersimpan hikmah perjalanan hidup manusia dan bagaimana sesseorang menghargai kehidupan.

Banyak yang harus di persiapkan sebelum mendaki gunung, salah satunya mengetahui jalur dan medan yg akan di lalui serta berapa lama jalur yg akan ditempuh. Disinilah proses belajar itu dimulai, dimana kita memahami tempat yang akan kita lewati walau langkah kaki kita belum pernah melangkah di sana. Salah satu cara mengetahui keadaan medan yg akan ditempuh, mencari informasi yg mereka yang pernah kesana sebelumnya atau informasi media cetak seperti buku dan internet. www.kimbiting.com

Diperlukan ketelitian menyusun perjalanan untuk menghindari hal yg tidak di inginkan, Maka setiap pendaki harus mengutamakan safety procedure tidak hanya berambisi segera sampai di puncak. Disinilah penghargaan terhadap hidup terlihat jelas melewati medan yang cukup berbahaya, namun dengan perencanaan dan perlengkapan yg matang, seorang pendaki dengan mantap melangkah menuju puncak idaman.

Ketika mulai mendaki banyak cobaan yang akan ditemui oleh seorang pendaki seperti rasa lelah, mengantuk dan rasa ingin menyerah yang jika di ikuti akan mninggalkan sesal yang mendalam tapi di sinilah penempaan itu. Seorang pendaki menempa dirinya dengan kehidupan Alam bebas yang buas dan juga bersahabat jika kita benar-benar mencintainya. Dalam proses ini pendaki belajar bertahan hidup dengan perlengkapan seadanya serta membangun kerjasama tim yang solid jika pendakian lebih dari satu orang, ego harus di buang jauh-jauh memperkeruh keadaan. para pendaki belajar saling berbagi dan tolong menolong jika salah satu mendapat kesusahan. Namun sulit apapun mereka dapatkan dalam perjalanan itu terasa nikmat dan sangat indah jika di kenang, dan mulut-mulut para pendaki yang mengatup menahan dingin akan bergumam ”Terimakasih Tuhan Atas Nikmat-mu ” www.kimbiting.com

Puncak adalah tujuan seorang pendaki gunung,ketika menapaki puncak tersebut akan didapati pemandangan yang begitu luar biasa. Lukisan Alam dari seorang pelukis ternama pun tak bisa menyamai keindahan lukisan Sang Maha Agung yang nyata ini. Panorama yang akan menimbulkan rindu di setiap hati yang melihatnya.Awan dapat terlihat dengan menundukan kepala ketika kita berada di puncak. Mulut pun tak hentinya mengucap kekaguman akan keindahan alam ciptaan Tuhan Sang Pemilik Kehidupan. Bagas prasetya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *