Pokdarwis Moroseneng “Ngangsu Kawruh” ke Taman Bunga Celosia Semarang

Sejumlah 40 Orang Pengurus dan Anggota Pokdarwis Moroseneng Desa Biting Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo melakukan studi tiru untuk Pengelolaan Pariwisata ke Kabupaten Semarang, tepatnya ke Taman Bunga Celosia dan Desa Wisata Semilir, pada Sabtu 19 Desember 2020.

Tepat Pukul 08.30 WIB Rombongan Bus yang membawa rombongan Pokdarwis Moroseneng memasuki aula Taman Bunga Celosia Semarang dan langsung disambut oleh Pengelola Taman Bunga tersebut. Setelah saling mengenalkan diri, rombongaan didampingi salah satu narasumber untuk berkeliling area wisata. di sela-sela perjalanan mengelilingi taman, pengurus dan anggota berinteraksi dengan pemandu untuk mengorek dan mendapatkan ilmu tata kelola (manajemen) di Taman Celosia. dari ide awal terbangunnya, modal, perekrutan karyawan, pengembangan dan cara bertahan di era pandemi demi keberlangsungan pengelolaan taman tersebut.

Program study banding atau studi tiru ini memang sudah masuk dalam anggaran APBDes Desa Biting, yaitu Pelatihan pengelolaan taman wisata (Pokdarwis) dengan mengalokasikan anggaran pada Pokdarwis untuk meningkatkan SDM pengelola agar penanganan Taman wisata di Desa Biting lebih meningkat. Seperti yang diungkapkan Sundoyo, SPd.I selaku PKA kegiatan tersebut yang langsung di iya kan oleh Kades Biting (Bambang Warsito, SPd) yang juga turut dalam rombongan tersebut.

Beberapa manfaat yang didapatkan dalam kunjungan studi tiru tersebut diantaranya adalah sistematis pengelolaan keuangan, akuntable dalam keuangan serta pengembangan SDM serta inovasi di wahana bagi wisata.

Selain menimba ilmu di Taman Bunga Celosia, rombongan juga mengunjungi Desa Wisata Semilir, yang masih di wilayah Semarang juga. Kali ini beberapa wahana dan spotselfi dapat memberikan inspirasi bagi pengunjung, terutama pengelola Sumorobangun Flowers yang tergabung dalam Pokdarwis Moroseneng.

Selain wisata edukasi, studi tiru, acara kunjungan untuk ngangsu kawruh ini juga dimanfaatkan untuk refreshing di akhir tahun bagi pengelola SBF dan Pokdarwis Moroseneng, yang juga melibatkan anggota BPD Desa Biting. Besar harapan yang didapatkan dari studi tiru untuk menjadikan inspirasi dalam berkreasi menambah wahana dan ide yang akan diterapkan pada Desa Wisata Biting. Semoga Kunjungan ini bermanfaat lebih, bagi semuanya. (kimbiting.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *